Mengintip Bidadari di Kepulauan Seribu


Liburan 3 hari di bulan april ini timingnya pas banget dengan waktu gajian. Seperti biasa, ada waktu ditambah ada uang, selalu membuat kakiku gatel pingin ngelayab. Tentunya bukan sembarang ngelayab. Tapi ngelayab yang berkualitas. Ketempat-tempat yang bisa bikin mood kita berganti dari mode stress ke mode refresh. Ibaratnya computer, setelah dipakai seharian perlu refresh dan di restart lagi biar performanya kembali tangguh saat dipakai lagi…begitupun kita…taukan maksudnya..??

Oya hampir lupa, kalau sudah lama aku tak posting ke blog ini. Maklum, sedang ada proyek yang lebih besar, tentu saja masih ada sangkut pautnya dengan dunia bloging. Rencananya sih pingin mengembangkan blog2 lama saya untuk dijadikan satu portal yang mungkin nanti bisa seperti yahoo.com atau minimal kaskus.us…..wehhhhh ngayal…..

Sudah dulu ngayalnya lah…ntar malah nggak serius…so,,kita kembali ke topic awal. Kali ini dengan bahasa yang lebih serius yah. kembali ke cerita tentang perjalananku ke suatu tempat, dalam rangka mengisi liburan 3 hari kemarin.

Masih bingung menentukan tempat tujuan liburanku, iseng2 aku buka google earth dan mulai menjelajah tempat2 yang kira2 bisa dijadikan tujuan refreshing. Beberapa jam berpetualang seperti burung elang melalui google earth. Mataku tertuju pada sebuah pulau nan cantik, yang tempatnya berada di gugusan kepualauan seribu di utara Jakarta. Pulau yang kecil itu terlihat sangat eksotic jika dilihat dari ketinggian tentu saja melalui google earth. usut punya usut pulau itu bernama pulau Bidadari…wooww…ada bidadarinya nggak yah??. Hasrat petualangku langsung terpanggil, dan jiwa backpackerku pun langsung mengkalkulasikan kira2 berapa biaya yang dibutuhkan untuk ke sana tentu saja dengan budget ala backpacker, yang tentunya harus seminim mungkin.

Hitung punya hitung, sambil googling ke situs2 perjalanan wisata. Akhirnya ketemulah berapa besar biaya yang harus kusiapkan. Alhamdulillah sesuai budget di kantong sekarang. Akhirnya kuputuskan besok pagi langsung ke TKP. Tentu saja setelah packing perlengkapan dan sebagainya.

Pagi hari tepat pukul 08.00 aku langsung meluncur ke stasiun bekasi. Naik KRL turun dikota, kemudian dilanjut naik busway ke pantai marina Ancol. Karena menurut situs perjalanan wisata yang aku baca kemarin. Dari pantai marina tiap harinya ada fery yang ke pulau bidadari.

Perjalanan menuju pulau ini tidak membutuhkan waktu yang lama karena masih berdekatan dengan daratan Jakarta. Dari dermaga marinaTaman Impian Jaya Ancol, perjalanan menuju ke pulau ini hanya membutuhkan waktu setengah jam dengan menggunakan kapal cepat (speedboat) milik pengelola pulau. Karena dekat dengan Jakarta, pengunjung yang datang ke resor ini ada yang menggunakan jetski.

Dalam satu hari setidaknya ada dua hingga tiga kali keberangkatan kapal dari dermaga Marina Ancol dan dari pulau. Jadwal keberangkatan kapal, paling banyak pada hari Sabtu sedangkan pada hari biasa, jadwal keberangkatan kapal hanya dua kali. Sepanjang perjalanan menuju pulau ini, bisa disaksikan gugusan pulau yang sarat dengan nilai sejarah seperti Pulau Cipir (Pulau Kahyangan),Onrust dan Kelor. Pulau-pulau tersebut pernah digunakan oleh penjajah VOC Belanda sehingga banyak terlihat bangunan-bangunan peninggalan Belanda seperti benteng dan pelabuhan kuno. Peninggalan-peninggalan bersejarah dari zaman penjajahan Belanda menjadi daya tarik tersendiri di Pulau Bidadari. Di resor ini memang ditawarkan untuk menginap sembari bersantai menikmati suasana laut.

Karena letaknya berdekatan dengan Jakarta, banyak pengunjung yang datang sekedar berwisata sehari atau tidak menginap yang lebih dikenal dengan One Day Tour. Pengunjung yang datang di sini selain ingin bersantai menikmati sejuknya angin laut, juga ingin melihat bangunan-bangunan bersejarah yang berada di Pulau Bidadari.

Berbeda dengan pulau lainnya, Pulau Bidadari memiliki resor yang berada di atas laut atau yang dikenal dengan cottage apung (floating cottage). Cottage ini berupa rumah panggung di atas air layaknya perkampungan nelayan. Selain itu juga terdapat cottage di darat yang terdiri dari dua model yakni model panggung dan bukan panggung. Cottage model panggung didesain mirip dengan rumah adat minahasa.

Bila ingin berwisata air maka bisa bermain dengan banana boat, jetski, kano atau kayak laut dan sejumlah aktivitas lainnya seperti memancing dan berenang di pantai.

Di bibir pantai terdapat sejumlah pendopo untuk tempat duduk bersantai atau sekedar rebahan melepas kepenatan dan menikmati sejuknya hembusan angin pantai. Resor Pulau Bidadari juga memiliki taman yang berada di bawah rindangnya pohon-pohon sehingga tak perlu khawatir akan kepanasan.

Bila pengunjung hendak menyeberang ke Pulau Onrust, pengelola pulau menyediakan speedboat kecil untuk mengantar.

Bagaimana?? Menyenangkan kan bisa berlibur kesana. Pulau kecil nan cantik dan eksotic, mirip dengan namanya pulau bidadari. Sayang tak ada satupun bidadari yang kutemui disitu. Padahal dah berharap nemuin satu saja untuk dibawa pulang.

Oya..selain keindahan yang ada dipulau tersebut. Ada juga kejelekan yang dibuat oleh orang2 iseng yang tak bertanggung jawab. Sperti sampah minuman dan makanan kecil yang masih terlihat dipinggir pantai. Bahkan aku nemuin sampah yang benar2 bikin aku bingung….alat kontrasepsi…hohoho…ada juga orang yang nggak bisa nahan di pulau ini yah. Maklum suasananya sangat mendukung….sedikit2 romantic gitu. Tapi jangan ditiru yah….

Ok…cukup sampai disini dulu sharing saya mengenai pulau bidadari. Jika anda punya waktu yang cukup, tak ada salahnya berkunjung kesana. Karena disanalah satu2nya tempat wisata yang memiliki suasana beda khususnya didaerah Jakarta ini….selamat mencoba, dan selamat berpetualang

by. arie

3 Tanggapan

  1. mantap..

  2. wah seru..
    berapa tuh kalkulasi biayanya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: